Minggu, 03 November 2013

TENTANG E-BOOK




SEPUTAR E-BOOK

 
Semakin hari, perkembangan teknologi semakin pesat sehingga kita harus mampu mengimbanginya, sehingga perkembangan tersebut memberikan nilai manfaat bagi kita dengan berbagai pertimbangan yang bijak.

Kemajuan tersebut diharapkan mampu memberikan konstribusi positif terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, dengan harapan dengan berkembangnya teknologi informasi mampu memberikan daya dukung terhadap pencapaian tujuan yang dimiliki peserta didik untuk menyongsong masa depan dengan lebih baik.

Buku merupakan jendela dunia, maksudnya kita akan lebih leluasa, bertambah wawasan serta pengetahuan dengan membaca buku. Namun apabila kita menggunakan buku yang konvensional sering terjadi keluhan, antara lain lebaran yang perlu dikita baca tidak ada karena terlepas, tidak jelas karena sudah termakan umur atau bahkan dicoret/tercoret.

Untuk lebih jelas tentang E.Book saya mencoba untuk sharring dengan para pembaca lainnya, dan sumber yang dapat penulis paparkan berasal dari berbagai sumber dan diramu oleh penulis, sehingga apabila ada kesamaan dan ataupun kemiripan semata-mata untuk memperluas wawasan kita dalam mengikuti perkembangan teknologi yang berkaitan dengan dunia pendidikan pada khususnya.


PENEMU E-BOOK
Di bulan Juli 1971 untuk pertama kali publik Amerika mengenal E-Book yang kemudian dilanjutkan dengan Project Gutenberg. Dialah Michael S. Hart, lelaki yang menyandang julukan sebagai penemu E-Book pertama di dunia, yang juga mengawali proyek pengadaan E-Book untuk hampir semua buku populer yang ada di dunia melalui Project Gutenberg. Namun Anda tidak akan lagi bisa bertemu Hart karena lelaki yang tahun ini berusia 64 tahun itu meninggal dunia tepatnya pada tanggal 6 September 2011 di kediamannya Urbana, Illinois.

Hart merupakan lulusan University of Illinois. Pada tahun 70an saat Hart masih menjadi mahasiswa di universitas tersebut, Hart diberi kesempatan mengakses komputer utama kampusnya. Saat itu ia berpikir apa yang bisa ia lakukan dengan komputer itu.
Ide tentang E-Book kemudian muncul saat Hart berada di sebuah supermarket saat melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Di tahun 2002, dalam sebuah wawancara Hars mengungkapkan hal itu:
“Kebetulan saya berhenti di IGA, sebuah supermarket lokal. Saat itu kami baru saja merayakan ulang tahun Amerika ke 200 dan banyak salinan dokumen sejarah yang dibagikan pada masyarakat termasuk di supermarket itu yang juga diberikan pada konsumen. Saya tengah mencoba mengambil makanan dari ransel saat saya tanpa sengaja mengambil sebuah dokumen Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Dan saat itu ide untuk membuat E-Book muncul.”

“Saya berpikir apakah saya bisa melakukan sesuatu dengan komputer, lebih dari sekedar mengetik naskah kemerdekaan. Sesuatu yang bisa bertahan sampai 100 tahun. Dan kemudian lahirlah Project Gutenberg.”
Naskah kemerdekaan Amerika adalah dokumen pertama yang dibuat Harts dalam bentuk E-Book. Saat ini Project Gutenberg telah menjadi perpustakaan online yang memiliki lebih dari 36 ribu E-Book, di luar buku-buku yang memiliki copyright.

Michael hart telah meninggalkan pada dunia sebuah warisan yang tak ternilai harganya. Penemuan E-Book bukan sekedar inovasi teknologi namun juga merupakan titik awal dari teknologi informasi moderen. E-Book telah menjadi cara yang praktis dan murah untuk mendistribusikan berbagai literatur.

Selamat jalan Mr. Harts. Terimakasih untuk warisan E-Book yang kau tinggalkan untuk dunia.

PENGERTIAN E-BOOK
E-book adalah singkatan dari Electronic Book atau buku elektronik. E-book tidak lain adalah sebuah bentuk buku yang dapat dibuka secara elektronis melalui komputer. E-book ini berupa file dengan format bermacam-macam, ada yang berupa pdf (portable document format) yang dapat dibuka dengan program Acrobat Reader atau sejenisnya. Ada juga yang dengan bentuk format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer secara offline. Ada juga yang berbentuk format exe.

Pada kebanyakan e-book menggunakan bentuk format pdf. Karena lebih mudah dalam mempergunakannya dan mudah dalam mengolah security. Untuk membuka ini dalam komputer Anda harus ada program Acrobat Readernya, bila belum ada, Anda dapat mendownloadnya atau mencari program di rental CD PC Program, akan sangat mudah di dapat.Cara membuka e-book ini sangat mudah. Anda dapat mendownload program tersebut (Acrobat Reader 5.0 dan WinZip 8.0) di berbagai situs, seperti www.download.com 

E-Book adalah singkatan dari Electronic Book atau buku elektronik. E-Book adalah sebuah bentuk buku yang dapat dibuka secara elektronik melalui komputer. Ia merupakan sebuah fail yang mempunyai pelbagai jenis format.
Biasanya, E-Book berupa format pdf (portable document format) yang dapat dibuka dengan program Acrobat Reader atau seumpamanya. Terdapat juga format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer secara offline. Selain itu ada juga yang berbentuk format exe.


10 ALASAN UTAMA KENAPA HARUS E-BOOK
Memang E-Book memiliki beberapa kekurangan. Kadang-kadang sukar membaca E-Book kerana perlu menggunakan alat bantu untuk membaca. Kadang-kala kita berasa buku memiliki sensasi tersendiri ketika kita membolak-balik helaian demi helaian buku. Sejujurnya, kita setuju dengan hal tersebut. Kita rasa bangga dan puas apabila memiliki buku konvensional. Tapi kita juga harus berfikir bahawa E-Book memiliki hal-hal yang luar biasa dan memberikan manfaat jauh lebih besar dibandingkan dengan buku. Dibawah ini penulis sampaikan10 alasan utama tentang Penggunaan E-Book;
1.        Dengan memiliki E-Book, kita dapat mengurus masa dan tempat dengan lebih efisien. Jumlah buku yang kita miliki dapat disimpan dalam bentuk E-Book dalam komputer. Manakala tempat penyimpanan juga mudah diurus. dibanding buku, jika sekiranya buku tersebut hilang kita terpaksa membeli yang baru.
2.    E-Book tidak akan rusak setelah dibaca dan mudah diberi tanda. Buku mungkin akan rusak, terkoyak, sobek dan mudah untuk dicoret jika kita tidak menjaganya dengan baik.
3.     Jika penerbit menjual satu juta salinan yang mengandung 250 lembar untuk satu judul buku, ia memerlukan 12,000 rim hanya semata-mata menerbitkan satu judul buku sahaja (sumber: “How to Go Green: Books” by Cindy Katz and Jennifer Wilkov).
4.     Jika anda berasa ukuran huruf di dalam E-Book terlalu kecil, ada alat yang dapat membesarkan ukuran huruf tersebut. Tetapi apabila kita membaca buku konvensional maka kita dipaksa untuk memakai kaca mata (bagi yang rabun) jika ukuranhuruf dalam buku terlalu kecil.
5.      Dengan adanya kemudahan internet, kita boleh berlangganan E-Book dengan mudah dan pantas tanpa perlu menunggu buku yang dipesan sampai ke rumah atau pejabat.
6.    Kita tidak perlu ke toko-toko buku lagi. Setelah membuat pembayaran sama ada secara online atau offline, E-Book sedia untuk dimuat turun.
7.     Tidak akan pernah kehabisan stok karena E-Book tersedia dalam bentuk digital. Ia akan selalu tersedia sepanjang waktu.
8.       Alat baca E-Book tidak memerlukan lampu ketika membaca E-Book. Selain membaca E-Book di depan komputer, notE-Book, atau telefon canggih, kini sudah banyak alat baca di pasaran berbentuk tablet seperti NOOK (Simple Touch), Elonex E-Book Reader dan sebagainya. Maklumat lanjut, klik di sini.
9.  Ribuan E-Book boleh disimpan sama ada dalam pendrive atau external hard disk. Ia tidak memerlukan kotak yang besar dan banyak untuk membawa ribuan buku konvensional.
10.   Kita boleh   berinvestasi uang.  Harga  sebuah E-Book  tentu     saja jauh      lebih murah jika dibandingkan dengan harga sebuah buku. Ia tidak memerlukan biaya yang besar. Jika sedikit mahal sekalipun, ia adalah biaya ide yang tinggi daripada penulis untuk menghasilkan E-Book yang lebih berkualitas atau biaya hakcipta kerana risiko yang tinggi.


FORMAT BUKU ELEKTRONIK

Terdapat berbagai format buku elektronik yang banyak digunakan. Popularitas umumnya bergantung pada ketersediaan berbagai buku elektronik dalam format tersebut dan mudahnya piranti lunak yang digunakan untuk membaca jenis format tersebut diperoleh.

 

Teks polos ; Teks polos adalah format paling sederhana yang dapat dilihat hampir dalam setiap piranti lunak menggunakan komputer personal. Untuk beberapa devais mobil format dapat dibaca menggunakan piranti lunak yang harus lebih dahulu diinstal.

PDF; Format pdf memberikan kelebihan dalam hal format yang siap untuk dicetak. Bentuknya mirip dengan bentuk buku sebenarnya. Selain itu terdapat pula fitur pencarian, daftar isi, memuat gambar, pranala luar dan juga multimedia.

JPEG ; Seperti halnya format gambar lainnya, format JPEG memliki ukuran yang besar dibandingkan informasi teks yang dikandungnya, oleh karena itu format ini umumnya populer bukan untuk buku elektronik yang memilki banyak teks akan tetapi untuk jenis buku komik atau manga yang proporsinya lebih didominasi oleh gambar.

LIT ; Format LIT merupakan format dari Microsoft Reader yang memungkinkan teks dalam buku elektronik disesuaikan dengan lebar layar divais mobil yang digunakan untuk mebacanya. Format ini memiliki kelebihan bentuk huruf yang nyaman untuk dibaca.

Docx; Format Docx merupakan format dari Microsoft Word yang sangat banyak ditemui sekarang dan tersebar di Internet, format ini sangat banyak digunakan karena banyaknya pengguna MS Word dan file keluaran yang cukup kecil, selain itu huruf yang lebih variatif membuatnya sangat digemari.

 HTML; Dalam format HTML ini gambar dan teks dapat diakomodasi. Layout tulisan dan gambar dapat diatur, akan tetapi hasil dalam layar kadang tidak sesuai apabila dicetak.

 

BUKU ELEKTRONIK DI INDONESIA

Sumber buku elektronik yang legal di Indonesia, antara lain dirilis oleh Departemen Pendidikan Nasional dengan dibukanya Buku Sekolah Elektronik (BSE). BSE adalah buku elektronik legal dengan lisensi terbuka yang meliputi buku teks mulai dari tingkatan dasar sampai lanjut. Buku-buku di BSE telah dibeli hak ciptanya oleh pemerintah Indonesia melalui Depdiknas, sehingga bebas diunduh, direproduksi, direvisi serta diperjualbelikan tetapi dengan batas atas harga yang telah ditentukan. Lebih dari itu, seluruh buku ini telah dinilai dan lolos saringan dari penilai di Badan Nasional Standardisasi Pendidikan (BNSP).
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga menyediakan sarana bagi penulis dan publik untuk membuka akses atas aneka buku elektronik dengan lisensi terbuka. Sarana ini telah dibuka dengan nama BUKU-e. Selain untuk buku-buku ilmiah, BUKU-e LIPI juga ditujukan untuk buku 'pembelajaran ilmiah', seperti diktat, buku teks, dll. Termasuk buku-buku BSE juga di-mirror di BUKU-e LIPI.


Adapaun KEKURANGAN yang penulis dapat sampaikan dengan penggunaan E-Book, antara lain:

1.     Ketergantungan akan sumberdaya listrik .
2.     Piranti  pembaca yang masih mahal dan dapat rusak.
3.     Rentannya dokumen-dokumen E-book terhadap aktivitas yang dilakukan pembaca.
4.     Banyaknya program yang harus diingat, mengingat format yang ada semakin bertambah.
5.     Masalah yang berhubungan dengan hak cipta. 

Dalam kesempatan ini juga Penulis mencoba untuk sharring tentang beberapa Situs sebagai Penyedia E_Book sehingga dapat dijadikan referensi bagi rekan-rekan pembaca diantaranya : www.kangzusi.com, www.duniadownload.com, www.books.google.co.id, www.buku-e.lipi.go.id, www.zona-E-Book.com, http://bse.kemdiknas.go.id

Masih banyak dalam penyusunan Artikel ini, namun niat penulis tetap ingin mencoba sesuai kemampuan yang dimiliki. Sehingga mohon maaf yang dapat disampaikan dalam akhir tulisan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar